Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung melaksanakan kegiatan pembagian masker dan penyuluhan keliling kepada masyarakat sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak kesehatan akibat debu abu vulkanik terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, dengan menyasar sejumlah wilayah dan ruang publik yang menjadi titik aktivitas masyarakat, salah satunya di Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Dinas Kesehatan memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap paparan debu abu vulkanik serta langkah-langkah perlindungan diri untuk mencegah gangguan kesehatan.
Selain penyuluhan, petugas juga membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, termasuk warga, pedagang, pengendara, dan masyarakat di area publik.
Edukasi Perlindungan Diri
Penyuluhan keliling dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa paparan abu vulkanik dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya apabila terhirup atau mengenai mata dan kulit.
Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker dengan benar ketika beraktivitas di luar rumah, terutama pada kondisi lingkungan yang berdebu. Selain itu, masyarakat dianjurkan menggunakan kacamata pelindung, mengenakan pakaian berlengan panjang, serta menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menyentuh mata dengan tangan yang kotor serta segera membersihkan bagian tubuh dan barang-barang yang terpapar abu.
Langkah-langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan seperti iritasi saluran pernapasan, batuk, sesak atau rasa tidak nyaman saat bernapas, iritasi mata, serta iritasi kulit.
Perkuat Kesiapsiagaan Puskesmas
Kegiatan pembagian masker dan penyuluhan keliling merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dalam memperkuat kesiapsiagaan sektor kesehatan dan meningkatkan perlindungan masyarakat terhadap potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sebagai bagian dari kesiapsiagaan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung juga melakukan penyaluran masker kepada 31 puskesmas se-Kota Bandar Lampung. Masker tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan puskesmas dalam melaksanakan edukasi, pembagian masker, serta penyuluhan keliling kepada masyarakat di wilayah kerja masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan mengajak seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan menerapkan langkah perlindungan diri sesuai kondisi di lingkungan masing-masing.
“Bersama kita tingkatkan kesiapsiagaan dan lindungi kesehatan diri serta keluarga dari dampak debu abu vulkanik.”
Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung
Sehat Masyarakatnya, Maju Kotanya